Terpercaya. Temukan properti impian di lokasi idaman

Pilih Jasa Bangun Rumah Kontraktor atau Pemborong? Inilah Perbandingannya

Pilih Jasa Bangun Rumah Kontraktor atau Pemborong? Inilah Perbandingannya

Ketika akan membangun rumah, salah satu hal yang harus dipikirkan ialah siapa yang akan mengerjakannya. Anda memiliki pilihan menggunakan jasa bangun rumah berupa kontraktor atau pemborong. Bagi Anda yang belum mengenal perbedaannya, simak ulasan di bawah ini sebelum memilih salah satunya.

Jasa Bangun Rumah Kontraktor

Kontraktor merupakan perorangan atau badan hukum yang ditunjuk untuk menjalankan proyek berdasarkan kontrak atau perjanjian yang disepakati bersama. Umumnya kontraktor digandeng untuk proyek besar seperti pertokoan, perumahan, atau gedung perkantoran. Namun, kontraktor juga dapat mengerjakan proyek hunian untuk pribadi.

Sebelum mengerjakan proyek, kontraktor biasanya akan mengadakan pertemuan dengan pemilik bangunan untuk membahas Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPK). Setelah itu melakukan survey ke lokasi dan melakukan pengukuran detail sehingga RAB yang dibuat betul-betul akurat. Pengerjaan rumah dengan jasa kontraktor memerlukan persiapan yang lebih banyak karena pekerjaan yang dilakukan sangat terstruktur.

Secara biaya, menggunakan jasa bangun rumah kontraktor tentu lebih mahal karena memiliki kualitas dan garansi yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Jika hasil kerja kontraktor mengalami kerusakan setelah dibuat, maka kontraktor tetap memiliki tanggung jawab terhadapnya. Sebagai pemilik rumah, Anda juga tidak perlu memberikan tambahan uang karena hal itu ialah bagian dari garansi.

Selain itu, tanggung jawab proyek ada pada kepala proyek sehingga pemilik bangunan tidak harus selalu memantau. Jika menggunakan jasa bangun rumah kontraktor, semua aspek tertulis jelas baik mulai dari keuangan, material, dan waktu pengerjaan hingga garansi yang diberikan.

Baca Juga: Begini Aturan Orang Asing Memiliki Properti Di Indonesia

Jasa Bangun Rumah Pemborong

Berbeda dengan kontraktor, pemborong tidak berbadan hukum dan memiliki izin resmi. Mereka hanyalah sekelompok pekerja yang biasa mengerjakan proyek konstruksi rumah. Perjanjiannya pun seringkali tidak dilakukan secara tertulis melainkan hanya berupa perjanjian lisan.

Proses kerja sama dengan pemborong pun lebih sederhana, tidak menggunakan sistem pembuatan SPK dan RAB. Sistem pembayaran pemborong biasanya untuk tenaga dihitung secara harian dan diberikan seminggu sekali atau sebulan sekali, sementara materialnya Anda yang menyediakan.

Kelebihan menggunakan jasa pemborong, Anda dapat mengganti desain rencana bangunan di tengah-tengah pengerjaan. Sementara kelemahannya, karena tidak berbadan hukum, jika terjadi penipuan, kecurangan, atau perselisihan, akan sulit membawa masalah tersebut ke ranah hukum.

Untuk itu, Anda harus lebih cermat memilih ketika memutuskan menggunakan jasa pemborong. Pastikan mereka memiliki reputasi baik, tidak ada kasus kehilangan material, mandor lari, atau pekerjaan molor. Meski demikian, ada juga pemborong yang dapat bekerja secara profesional setanding dengan kontraktor.

Membangun hunian menggunakan jasa bangun rumah, baik kontraktor ataupun pemborong, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa pun jasa  yang Anda pilih, sebaiknya lakukan pemilihan dengan cermat melalui rekomendasi pihak-pihak yang pernah menggunakan jasa  mereka.

Join The Discussion

Compare listings

Compare
Mulai chat
1
Hai, Bisa kami bantu?
Hai, bisa kami bantu ?