• Stay Home. Bersama melawan COVID-19

+62 8161890533

admin@rumahdimana.com

Compare Listings

7 Tips Mudah Cari Rumah Idaman yang Nyaman

7 Tips Mudah Cari Rumah Idaman yang Nyaman

7  Tips Mudah Cari Rumah Idaman yang Nyaman

Proses cari rumah tentunya merupakan suatu tantangan tersendiri yang tidak bisa dianggap mudah. Apalagi bagi mereka yang baru saja berkeluarga dan sedang memulai fase hidup yang baru. Jadi, harus sangat selektif dan tidak boleh sembarangan. Kita pun mesti banyak berdiskusi dengan pasangan, mengumpulkan banyak informasi dan memilah – milah sampai ketemu yang sreg. Ketemu yang sesuai dengan kebutuhan, cocok dengan anggaran.   Banyak sekali pertimbangan ketika mencari rumah yang perlu diperhatikan. Jadi, tidak hanya harga saja yang dipertimbangkan.

Supaya tidak salah pilih ketika membeli rumah, berikut ada uraian tips mencari rumah yang tepat dan bisa Anda jadikan referensi.

Tips Cari Rumah yang Tepat

Ada beberapa tips cari rumah yang tepat dan bisa Anda coba terapkan…

  • Tetapkan Bujet

Berurusan dengan properti, baik tentang mencari, menjual atau berinvestasi, selalunya ialah urusan jangka panjang. Sebelum mencari rumah, tetapkan terlebih dahulu maksimum bujetnya. Hitung dengan pasti berapa ongkos dan biaya yang mesti dikeluarhan secara total untuk rumah baru tersebut. Komponen besarnya diantaranya uang muka, besaran cicilan tiap bulan, bunga jangka panjang, asuransi, pajak pembelian properti dan utilitas lainnya. Termasuk juga alokasi anggarapan untuk perbaikan jika diperlukan.

Secara umum alokasi untuk cicilan rumah persentasenya sebesar 30 persen. Dengan aturan ini hitunglah besar uang cicilan yang bisa Anda bayarkan setiap bulannya. Ingatlah besar uang mukanya. Jika membelinya secara mencicil, sebaiknya Anda sudah mempunyai 20-30 persen untuk uang muka dari total biaya.

  • Lakukan Survei

Sebelum membeli rumah lakukanlah survei terlebih dahulu. Anda bisa mengumpulkan berbagai macam brosur promosi perumahan. Tujuannya adalah untuk memperoleh informasi yang bermanfaat. Penting untuk  Anda bisa langsung mengunjungi daftar rumah yang Anda incar , paling tidak 3 shortlisted terakhir. Lakukan survei pada waktu berbeda, hari kerja dan akhir pekan. Atau siang dan malam, ini membantu kita mendapatkan pemahaman utuh tentang konteks dan cerita berbeda tentang lingkungan rumahnya. Anda perlu juga gali lebih dalam tentang kondisi tetangga Anda , sehingga bisa tahu seberapa jauh perlu mengkondisikan dengan pola hidup Anda. Perlu dipahami, rumah adalah juga tempat membangun keluarga, tentang lingkungan yang  mendukung tumbuh kembang anak.

  • Seimbangkan Keinginan dengan Kebutuhan

Rumah yang Anda ingin mungkin mempunyai berbagai macam fasilitas menarik. Namun, lakukan pengecekan terlebih dahulu kriteria yang sebenarnya Anda butuhkan, karena kebutuhan pun punya karakter yang berbeda- beda. Contohnya  adalah rumah yang mempunyai taman besar memang nampak nyaman dihuni. Tetapi jika akses transportasinya sulit malah bisa membebani Anda ke depannya. Apakah Anda keberatan punya tetangga yang tidak hanya samping kiri kana, tapi juga atas bawah, sebagaimana di rumah susun atau apartemen?

  • Pertimbangkan Lokasi

Ketika memilih rumah Anda harus mempertimbangkan lokasinya. Misalnya seperti berapa jaraknya dengan tempat kerja, akses jalan utamanya, akses transportasinya, apakah ada akses angkutan umum sebagai alternatifnya,  maupun tingkat potensi rawan banjir atau tidak. Cek juga apakah ruas jalan menuju rumah untuk dilalui kendaraan cukup lebar dan aman dilewati saat malam.

·       Riset Sumber Pendanaan

Skema KPR dengan angsuran tertentu setiap bulannya bisa membantu kita mengatur keuangan. Jika Anda memutuskan untuk membeli rumah dengan sistem cicilan atau KPR, luangkan waktu untuk melakukan riset, bandingkan tawaran KPR yang diberikan oleh masing – masing bank. Pahami juga karakter skemanya, Anda mencari syariahkah? Perlu dipahami mendalam apa manfaat dan biaya tambahannya.  Pastikan Anda memilih bank yang sehat dan kuat keuangannya, kita tentu tidak ingin bank tempat kita mengambil KPR ternyata terkena masalah. Karena perlu diingat sertifikat kita masih tersimpan disana. Pilih juga bank dengan suku bunga stabil. Ada cukup banyak kasus suku bunga yang setiap bulannya berubah. Misal tahun pertama memberi bunga 9%, lalu setelah itu 15% dan bulan berikutnya berubah jadi 18%. Ini tentu merugikan debitur karena tidak adanya kepastian angsuran.  Jangan ragu untuk bertanya soal fasilitas pinjaman yang diberikan oleh bank kepada Anda.

  • Ambil Rumah pada Waktu Launching

Membeli rumah ketika launching lebih menguntungkan. Harga yang ditawarkan menjadi lebih murah. Selain itu pengembang juga sering memberi diskon ketika peluncuran. Sesudah rumah siap untuk dihuni, harga rumah bisa naik dari 10 sampai 15 persen.

Namun, membeli ketika launching juga memiliki risiko. Contohnya seperti proyek kurang laku. Jadi, pembangunan terhambat atau mungkin spesifikasi tidak sesuai dengan rencana.

  • Reputasi Pengembang dan Pahami Legalitas

Cek kredibilitas serta rekam jejak pengembang agar terhindar dari pengembang nakal. Caranya dengan mengeksplorasi  dari media massa maupun media digital mengenai kasus-kasus perumahan. Lebih amannya, pilih pengembang yang sudah bekerja sama dengan bank. Kontak kenalan Anda yang sudah melakukan pembelian produk rumah  pengembang tersebut, dan dengarkan pengalamannya. Pelajaran penting, pengembang besar bukan jaminan punya reputasi dan integritas yang baik. Demikian juga pengembang skala menengah tidak selalu reputasinya meragukan.

(Baca juga : Cari Kontrakan Jogja Murah Hanya di Rumahdimana.com )

Pahami mengenai SHM atau Sertifikat Hak Milik (SHM) serta SHGB atau Sertifikat Hak Guna Bangunan yang dimiliki pengembang. SHM adalah sertifikasi kepemilikan secara penuh terhadap lahan maupun tanah. Sedangkan SHGB adalah sertifikat izin mendirikan bangunan pada kurun waktu tertentu. Kedua jenis sertifikat ini wajib ada dan dimiliki ketika membeli rumah, demikian juga kelengkapan IMB.

Mintalah kopi sertifikat rumah atau apartemen (sertifikat induk) yang Anda incar, dan luangkan waktu ke BPN untuk mengecek dan mendapatkan opini kedua. Tambahan lagi, kita perlu super cermat dalam membaca berbagai kontrak (akad) jual beli rumah. Jika ada istilah yang tidak dimengerti, tanyalah sampai jelas. Pada hakikatnya, perjanjian mestilah setara, tidak njomplang dan  merugikan salah satu pihak. Lakukan negosiasi jika Anda merasa ada klausul perjanjiannya yang perlu dirubah.

Uraian tips cari rumah yang tepat di atas bisa Anda coba lakukan. Kuncinya adalah jangan tergesa-gesa. Lebih teliti dan verifikasi setiap informasi yang telah dikumpulkan  dalam mengecek setiap rumah.

 

img

Admin

Related posts

5 Kriteria Apartemen Murah Ideal untuk Bujet Terbatas

5 Kriteria Apartemen Murah Ideal untuk Bujet Terbatas Seiring pertumbuhan populasi manusia,...

Continue reading

Perhatikan Lingkungan Rumah Sekitar Sebelum Anda Membeli Rumah!

Perhatikan Lingkungan Rumah Sekitar Sebelum Anda Membeli Rumah! Memiliki rumah yang nyaman tidak...

Continue reading

Yukk Simak 4 Tips Memilih Rumah Cluster untuk Hunian Sekeluarga

Yukk Simak 4 Tips Memilih Rumah Cluster untuk Hunian Sekeluarga Pernah melihat sekumpulan rumah...

Continue reading

Hai. Kami juga ingin mendengar tanggapan atau komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mulai chat
Perlu bantuan?